Subang, 25 Oktober 2025. Dalam semangat Tridarma Perguruan Tinggi, Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Gunung Djati Bandung kembali menegaskan komitmennya terhadap pengembangan pendidikan Islam dan bahasa Arab melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Annibras Subang, Sabtu (25/10/2025). Kegiatan ini menjadi wadah kolaboratif antara sivitas akademika UIN Bandung dan lembaga pesantren dalam memperkuat literasi bahasa Arab, spiritualitas, serta transformasi pendidikan Islam di tingkat akar rumput.
Perjalanan Ilmiah Menuju Subang: Mengawali Hari dengan Semangat Pengabdian
Pukul 05.30 WIB, seluruh dosen dan mahasiswa yang mengikuti kegiatan PKM Prodi PBA telah bersiap di Kampus 2 UIN SGD Bandung untuk melakukan pemberangkatan ke lokasi PKM. Kegiatan diawali dengan briefing singkat oleh Ketua Prodi, memastikan kesiapan rombongan dalam pelaksanaan PKM. Tepat pukul 06.00 WIB, rombongan berangkat menuju Subang dengan penuh antusias, membawa semangat sharing knowledge and spreading benefit.
Sekitar pukul 09.30 WIB, kegiatan resmi dimulai di Masjid Pondok Pesantren Annibras Subang dengan pembukaan oleh MC, dilanjutkan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan pembacaan doa oleh Dr. H. Aep Saepurrohman, M.Ag. Suasana berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan, mencerminkan harmonisasi antara akademisi dan insan pesantren.

Sambutan dan Peneguhan Komitmen Sinergi Kampus dan Pesantren
Dalam sambutannya, Dr. Siti Sanah, S.Pd.I., M.Ag., selaku Ketua Prodi PBA FTK UIN Bandung, menegaskan bahwa kegiatan PKM ini merupakan wujud konkret dari peran dosen dan mahasiswa dalam memberdayakan masyarakat, khususnya lembaga pendidikan Islam berbasis pesantren. Sementara itu, Kyai Anan Nurdin, Lc., M.M., Pimpinan Pondok Pesantren Annibras Subang, turut menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan ini yang diharapkan dapat memperkuat pembelajaran bahasa Arab di lingkungan pesantren.
Kegiatan kemudian secara resmi dibuka oleh Dr. H. Dedih Wahyudin, M.Ag., yang menandai momentum penting dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Implementation Agreement (IA) antara Prodi PBA FTK UIN Bandung dan Pondok Pesantren Annibras Subang. Penandatanganan ini tidak sekadar simbol kerja sama formal, melainkan bentuk komitmen strategis dalam membangun jejaring akademik, penelitian, dan pengabdian lintas lembaga.
Sesi Ilmiah dan Dialog Inspiratif: Membangun Pembelajaran Bahasa Arab yang Kontekstual
Setelah penandatanganan MoU, acara memasuki sesi ilmiah yang diisi oleh dua narasumber dari Prodi Pendidikan Bahasa Arab. Dr. H. Aep Saepurrohman, M.Ag. menyampaikan materi bertema “Ilmu Lughah dan Dimensi Semantik dalam Pengajaran Bahasa”. Dalam paparan tersebut, beliau menjelaskan bagaimana kajian linguistik Arab dan aspek semantik dapat menjadi dasar penting dalam memahami makna serta konteks penggunaan bahasa, sehingga pembelajaran bahasa Arab tidak hanya berhenti pada struktur gramatikal, tetapi juga menyentuh kedalaman makna dan nilai komunikasi.
Sementara itu, Drs. Agus Karim, M.Ag. menyajikan materi bertema “Ilmu Balaghah dan Pengembangan Estetika Bahasa”. Beliau menguraikan bahwa pengajaran bahasa Arab perlu diarahkan pada penguatan aspek keindahan bahasa, retorika, dan gaya ungkap (balaghah) agar peserta didik tidak hanya memahami bahasa secara fungsional, tetapi juga mampu mengapresiasi nilai sastra dan estetika dalam teks Arab klasik maupun modern.
Kegiatan ilmiah ini berlangsung interaktif; guru-guru dan santri terlibat aktif dalam diskusi terbuka mengenai penerapan konsep-konsep linguistik dan balaghah dalam proses pembelajaran. Forum ini menjadi sarana pengayaan wawasan yang mempertemukan perspektif akademik kampus dengan praktik nyata pendidikan bahasa Arab di pesantren.
Praktik Mahasiswa dan Interaksi Edukatif Bersama Santri
Di saat yang sama dilaksanakan juga praktik mengajar mahasiswa Prodi PBA bersama para santri Pondok Pesantren Annibras Subang. Sesi ini menjadi pengalaman langsung bagi mahasiswa dalam menerapkan teori pedagogik dan metodologi pengajaran bahasa Arab di lingkungan pesantren yang autentik. Para santri tampak antusias mengikuti simulasi pembelajaran.
Setelah beristirahat shalat dan makan, sekitar pukul 13.30 WIB rombongan kembali menuju Bandung dengan membawa banyak pengalaman, inspirasi, dan refleksi akademik.
Meneguhkan Peran UIN Bandung sebagai Kampus Penggerak Pengabdian
Melalui kegiatan PKM ini, Prodi Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Gunung Djati Bandung menegaskan perannya sebagai lembaga pendidikan Islam yang transformatif dan berorientasi pada kemaslahatan umat. PKM di Pondok Pesantren Annibras Subang tidak hanya meninggalkan jejak kegiatan akademik, tetapi juga membangun jembatan sinergi antara kampus dan pesantren dalam memperkuat pendidikan bahasa Arab di Indonesia.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pengabdian merupakan bagian tak terpisahkan dari visi UIN Sunan Gunung Djati Bandung yang Rahmatan Lil ‘Aalamiin.


