Ngopi Selasa Episode #121 Hadirkan “ARABICARA”, Inovasi Literasi Digital Ramah Tunanetra dari Prodi PBA

Program Ngopi Selasa (Ngobrol Pagi Selaraskan Asa untuk Desa) episode ke-121 kembali digelar pada Selasa, 2 Desember 2025. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting ini mengangkat tema “ARABICARA: Inovasi Literasi Digital Ramah Tunanetra” dan merupakan hasil kolaborasi antara Pesona Desa, Universitas Jember, serta UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Acara ini menghadirkan diskusi inspiratif seputar akses pendidikan inklusif, khususnya bagi santri tunanetra di Pesantren Sam’an, Cimenyan. Kegiatan dibuka dengan kata pengantar dari Ketua LP2M Universitas Jember, Prof. Yuli Witono, M.P., serta Ketua LP2M UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Dr. H. Aep Kusnawan, M.Ag. Keduanya menegaskan pentingnya inovasi digital sebagai upaya strategis dalam memperluas pemerataan akses pendidikan bagi kelompok rentan.

Diskusi utama menghadirkan Dosen Pembimbing Lapangan KKN, Odang, S.Pd.I., M.Kom., dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Dalam paparannya, beliau menjelaskan latar belakang pelaksanaan KKN serta pentingnya kolaborasi lintas disiplin ilmu dalam menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya di bidang pendidikan inklusif.

Dari unsur mahasiswa, hadir Salma Kamila Insani, Saidati, Sabrina, dan Zenal, mahasiswa Prodi PBA yang terlibat langsung dalam pengembangan inovasi ARABICARA. Para mahasiswa memaparkan proses perancangan konten pembelajaran bahasa Arab berbasis audio yang dirancang khusus agar mudah diakses oleh pengguna tunanetra.

Sementara itu, perspektif kebutuhan pengguna disampaikan oleh Dr. Ridwan Effendi, M.Ag., perwakilan dari Pesantren Sam’an. Ia menekankan bahwa media pembelajaran berbasis suara seperti ARABICARA sangat relevan dan dibutuhkan oleh santri tunanetra untuk menunjang proses belajar secara mandiri.

Aplikasi ARABICARA sendiri merupakan hasil kolaborasi mahasiswa Prodi PBA dan Teknik Informatika melalui program KKN di Desa Cimenyan. Aplikasi ini dirancang sebagai media pembelajaran bahasa Arab berbasis suara dengan navigasi sederhana, materi yang mudah diakses, serta fitur audio yang ramah bagi pengguna tunanetra.

Melalui Ngopi Selasa episode #121 ini, komitmen terhadap penguatan pendidikan inklusif kembali ditegaskan. Inovasi ARABICARA diharapkan dapat menjadi model pengembangan literasi digital ramah disabilitas yang dapat diimplementasikan di berbagai lembaga pendidikan lainnya.

Scroll to Top