FGD Penyusunan Pedoman Penulisan Tugas Akhir Skripsi dan Non Skripsi Prodi PBA FTK UIN Bandung

Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Gunung Djati Bandung menyelenggarakan Forum Group Discussion (FGD) dalam rangka penyusunan pedoman penulisan tugas akhir skripsi dan non skripsi pada Kamis, 20 November 2025 di Aula Gedung F. Kegiatan ini digelar sebagai langkah strategis untuk memperbarui panduan tugas akhir mahasiswa agar lebih selaras dengan perkembangan metodologi penelitian dan kebutuhan akademik masa kini. FGD diawali dengan sambutan Ketua Prodi PBA, Dr. Siti Sanah, S.Pd.I., M.Ag., yang menekankan pentingnya penyempurnaan pedoman skripsi dan non skripsi sebagai standar baku bagi mahasiswa dalam menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas. Beliau menegaskan bahwa pedoman yang diperbarui harus mampu memberikan kejelasan alur, konsistensi istilah, serta keseragaman format penulisan.

Setelah sambutan, kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua Jurusan Pendidikan Bahasa, Dr. Nanang Kosim, M.Ag., yang menyampaikan bahwa penyusunan pedoman baru ini merupakan kebutuhan mendesak mengingat dinamika penelitian yang terus berkembang. Beliau menekankan bahwa adanya dua jalur tugas akhir skripsi dan non skripsi menuntut penyusunan standar yang tegas, terukur, dan dapat diterapkan secara adil bagi seluruh mahasiswa. Dengan kehadiran para profesor, doktor, dan dosen senior, FGD ini diharapkan menjadi ruang kolaborasi yang mampu menghasilkan rumusan panduan yang matang dan berkualitas.

Kegiatan FGD Prodi Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Bandung

Peserta FGD kemudian dibagi ke dalam tiga kelompok sesuai rumpun kajian. Pada kelompok penelitian kualitatif, yang terdiri atas Prof. Dr. H. Izzuddin Musthafa, Prof. Dr. H. Abdul Kodir, M.Ag., Dr. H. Ilyas Rifa’i, M.A., dan Drs. Agus Karim, M.Ag., diskusi difokuskan pada penguatan struktur skripsi kualitatif, pembaruan standar penulisan, serta penyempurnaan metodologi. Salah satu masukan penting kelompok ini adalah penegasan ulang wilayah kajian penelitian kualitatif baik yang berbasis pustaka maupun lapangan, serta rekomendasi untuk merevisi penggunaan istilah akademik dalam Bahasa Arab, termasuk mengganti istilah رسالة menjadi بحث agar selaras dengan terminologi kontemporer.

Kelompok penelitian kuantitatif yang beranggotakan Dr. Nanang Kosim, M.Ag., Dr. Siti Sanah, S.Pd.I., M.Ag., Dr. Syamiyah, M.Ag., dan Odang, S.Pd.I., M.Kom., membahas berbagai hal terkait penyusunan skripsi kuantitatif. Pembahasan mencakup penyempurnaan rancangan instrumen penelitian, penegasan teknik analisis data, penguatan validitas dan reliabilitas, serta penyeragaman tata penyajian tabel dan grafik. Kelompok ini menilai bahwa pedoman penelitian kuantitatif perlu memberi batasan yang lebih jelas agar mahasiswa dapat mengikuti langkah penelitian secara lebih terarah dan sistematis.

Sementara itu, kelompok non skripsi yang melibatkan Prof. Dr. Isop Syafe’i, M.Ag., Dr. Dedih Wahyudin, M.Ag., Ade Arip Ardiansyah, M.Pd., Yonan, M.Pd., Muhammad Ibnu Pamungkas, M.Pd., dan Dadan Nugraha, M.Pd., memfokuskan pembahasan pada bentuk tugas akhir non skripsi yang kini diarahkan pada artikel ilmiah yang dipublikasikan pada jurnal nasional terakreditasi. Kelompok ini menegaskan bahwa jalur non skripsi membutuhkan pedoman yang lebih detail, terutama terkait standar penulisan artikel, sistematika naskah ilmiah, proses bimbingan, mekanisme submit ke jurnal, hingga persyaratan bukti publikasi sebagai bagian dari penyelesaian studi. Mereka juga menekankan pentingnya menjaga bobot akademik jalur non skripsi agar setara dengan skripsi, sehingga kualitas ilmiah mahasiswa tetap terjamin.

Dari keseluruhan proses diskusi, tersusunlah draft awal pedoman penulisan skripsi dan non skripsi Prodi PBA yang selanjutnya akan difinalisasi sebelum ditetapkan secara resmi. Kegiatan FGD ini berlangsung produktif dan menunjukkan komitmen kuat Prodi PBA dalam meningkatkan mutu penelitian mahasiswa, baik melalui jalur skripsi maupun non skripsi, serta memastikan bahwa seluruh ketentuan tugas akhir tersusun lebih jelas, terstruktur, dan sesuai standar akademik yang berlaku.

Scroll to Top