Bandung, 21 November 2025 – Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Gunung Djati Bandung kembali melaksanakan Audit Mutu Internal (AMI) sebagai bagian dari agenda penjaminan mutu tahunan yang menjadi tanggungjawab seluruh program studi di lingkungan universitas. Audit ini merupakan salah satu instrumen penting dalam memastikan bahwa proses akademik, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang dijalankan prodi berada dalam koridor standar mutu yang telah ditetapkan oleh pihak universitas melalui Lembaga Penjaminan Mutu (LPM). Dalam pelaksanaannya, AMI tidak hanya berfungsi sebagai evaluasi, tetapi juga sebagai media refleksi, penguatan, dan pembenahan berkelanjutan bagi seluruh unsur pengelola program studi.
Kegiatan audit berlangsung di Kantor Prodi PBA Gedung F pada pukul 13.00 WIB dan dihadiri oleh seluruh pejabat struktural dan pengelola prodi, antara lain Ketua Prodi PBA Dr. Siti Sanah, S.Pd.I., M.Ag., Ketua Gugus Penjaminan Mutu Odang S.Pd.I., M.Kom., Ketua Laboratorium Ade Arip Ardiansyah, M.Pd., serta staf akademik Ridwan Setiawan, M.Pd. Kehadiran jajaran pengelola tersebut menjadi bagian penting dalam proses asesmen, karena mereka bertanggungjawab langsung terhadap pelaksanaan standar akademik dan administrasi yang akan dinilai oleh auditor.
Pelaksanaan AMI dipimpin oleh auditor dari LPM, Dr. Ir. Rina Mardiati, M.T., yang melakukan asesmen melalui serangkaian proses verifikasi dokumen, telaah bukti fisik pelaksanaan standar serta wawancara terstruktur dengan pimpinan dan staf prodi PBA. Dr. Rina menyampaikan bahwa dalam audit ini, seluruh temuan akan dikelompokkan ke dalam tiga kategori utama untuk memberikan gambaran menyeluruh mengenai kondisi implementasi standar mutu di prodi yaitu strength (kekuatan), improvement (area perbaikan), dan recommendation (rekomendasi). Sebagaimana disampaikannya, “Kami berfokus pada bagaimana standar mutu yang telah ditetapkan oleh UIN Bandung benar-benar terinternalisasi di Prodi PBA, dan memberikan umpan balik yang konstruktif untuk peningkatan di tahun berikutnya.” Penuturan tersebut menggambarkan bahwa tujuan utama audit bukan sekadar memeriksa kesesuaian dokumen, melainkan memastikan bahwa standar mutu benar-benar diterapkan secara konsisten dalam kegiatan akademik.

Berdasarkan hasil asesmen yang tercantum dalam Berita Acara, Prodi PBA dinyatakan “Sesuai” dalam hal kesesuaian antara dokumen standar mutu dan pelaksanaan di lapangan. Status ini diberikan setelah auditor melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap berbagai aspek, seperti kurikulum berbasis OBE, penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS), pelaksanaan proses belajar mengajar, kegiatan laboratorium, layanan kemahasiswaan, hingga sistem pelaporan lulusan melalui tracer study. Seluruh bukti fisik yang mendukung implementasi standar diperiksa secara teliti, mulai dari dokumen akademik, laporan kinerja dosen, catatan monitoring pembelajaran, daftar kegiatan mahasiswa, hingga dokumen pengelolaan administrasi prodi.
Dalam laporan hasil asesmen, auditor mencatat sejumlah kekuatan yang telah dimiliki Prodi PBA. Implementasi kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) dinilai telah berjalan dengan baik dan menunjukkan progres positif dari tahun ke tahun. Selain itu, dinamika kegiatan akademik dan kemahasiswaan dinilai cukup berkembang dan sesuai dengan rencana kerja prodi. Kolaborasi antar-unit internal juga terlihat solid, terutama dalam pelaksanaan kegiatan laboratorium dan peningkatan kualitas pembelajaran yang didukung oleh fasilitas yang memadai. Kekuatan-kekuatan ini menjadi modal penting bagi prodi untuk terus memperkuat kualitas pengelolaan akademik.
Meski demikian, auditor juga menemukan beberapa area yang memerlukan peningkatan. Monitoring dan evaluasi rutin oleh KPM dan GPM dianggap perlu lebih diperkuat dan didokumentasikan dengan lebih sistematis agar pelacakan mutu dapat dilakukan secara menyeluruh. Selain itu, sistem dokumentasi prodi direkomendasikan untuk mulai diarahkan menuju manajemen dokumen berbasis digital agar lebih efisien, mudah ditelusuri, serta mendukung kebijakan kampus yang bergerak menuju sistem paperless. Alur kerja tracer study juga disarankan untuk disusun lebih rapi dan terstruktur, sehingga pelaporan keberadaan alumni dapat tersaji secara lebih stabil dan konsisten setiap tahun.
Dari sisi pengembangan, auditor memberikan beberapa rekomendasi strategis yang perlu ditindaklanjuti prodi. Rekomendasi tersebut di antaranya meliputi penyempurnaan kurikulum OBE agar lebih responsif terhadap kebutuhan pengguna lulusan, penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang lebih jelas dan detail untuk mendukung pelaksanaan monitoring mutu internal, serta optimalisasi penggunaan platform digital dalam proses dokumentasi dan evaluasi akademik. Selain itu, penguatan standar layanan mahasiswa juga menjadi rekomendasi yang dinilai penting untuk memastikan bahwa kebutuhan akademik maupun administratif mahasiswa dapat dilayani secara optimal.
Ketua Prodi PBA, Dr. Siti Sanah, menyampaikan apresiasi dan pandangannya terkait pelaksanaan audit ini. Beliau menegaskan bahwa AMI merupakan salah satu momentum penting bagi prodi dalam melakukan evaluasi menyeluruh terkait capaian dan pelaksanaan standar mutu selama satu tahun terakhir. Dalam pernyataannya, beliau menuturkan, “Audit Mutu Internal adalah momentum penting bagi kami untuk melihat sejauh mana kinerja prodi telah mencapai target yang ditetapkan. Kami sangat terbuka terhadap masukan dan temuan dari auditor, Dr. Rina, karena pada dasarnya, ini adalah upaya kolektif kami untuk memastikan lulusan Prodi Pendidikan Bahasa Arab memiliki kompetensi terbaik dan siap bersaing.” Beliau juga menambahkan bahwa seluruh temuan dan rekomendasi dari auditor akan segera ditindaklanjuti sebagai bagian dari penyempurnaan sistem dan prosedur akademik agar siklus penjaminan mutu dapat berjalan lebih efektif dan berdampak nyata.
Kegiatan AMI Tahun 2025 ditutup dengan penandatanganan Berita Acara oleh auditor dan prodi sebagai bentuk pengesahan resmi atas pelaksanaan asesmen. Penandatanganan ini menjadi simbol komitmen bersama antara prodi, fakultas, dan LPM untuk terus menjaga kualitas penyelenggaraan pendidikan di lingkungan UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Dengan selesainya kegiatan ini, Prodi PBA kembali meneguhkan komitmennya dalam membangun budaya mutu yang kuat, adaptif, dan berkelanjutan, sehingga mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga siap bersaing dan memberikan kontribusi nyata di tingkat nasional maupun internasional.


